Album foto tamu pernikahan adalah galeri bersama untuk mengumpulkan momen yang dipotret para tamu. Letakkan satu kode QR di lokasi acara; tamu cukup memindai, menulis nama, lalu memotret melalui kamera sekali pakai digital. Semuanya berlangsung tanpa aplikasi atau akun, dan setiap foto tersimpan dalam resolusi asli.

Fotografer profesional mengabadikan momen utama. Namun, tawa di meja keluarga, tarian para kerabat, dan kejadian spontan di sekitar pelaminan sering kali hanya tersimpan di ponsel tamu. Sebagian dikirim ke grup dalam kualitas yang sudah dikompresi, tenggelam di antara percakapan, lalu sulit ditemukan kembali. Banyak momen lainnya tidak pernah sampai kepada Anda.
Siapkan album dalam empat langkah sederhana. Setelah kode QR dipasang, para tamu dapat menggunakannya tanpa panduan khusus.
Langkah 1
Cetak kode QR album pada papan selamat datang, kartu meja, atau area foto. Satu kode yang sama dapat digunakan oleh semua tamu.
Langkah 2
Tamu memindai kode QR dengan kamera ponsel, lalu menulis nama satu kali. Tidak perlu mengunduh aplikasi, membuat akun, atau memasukkan kata sandi.
Langkah 3
Tampilan kamera sekali pakai digital dilengkapi penghitung. Batas foto membantu tamu memilih momen terbaik untuk dibagikan.
Langkah 4
Setiap foto langsung masuk ke album bersama yang dapat dilihat, dibagikan, dan diunduh selama acara berlangsung.
Setiap foto menampilkan nama tamu yang mengambilnya, tersusun dari yang terbaru, dan dapat dibuka dalam tampilan layar penuh.






Jaga hasil foto tetap serasi, mudah ditinjau, dan praktis dibagikan melalui fitur yang dapat Anda kelola dari dasbor.
Pilih nuansa hangat, tampilan cerah, atau hitam putih. Filter diterapkan pada setiap foto agar isi album terlihat lebih selaras.
Tampilkan foto secara otomatis atau aktifkan mode tinjau untuk memeriksanya terlebih dahulu. Anda juga dapat menyembunyikan atau menghapus foto kapan saja.
Foto disimpan dalam resolusi asli, bukan versi terkompresi seperti di grup percakapan. Anda dan para tamu dapat mengunduh setiap foto langsung dari album.
Setiap foto memiliki tautan tersendiri sehingga tamu dapat membagikan satu momen tanpa harus mengirim seluruh album.
Setiap foto menampilkan nama tamu yang mengambilnya. Jika undangan digital sudah dibuka di ponsel tersebut, nama tamu akan terisi otomatis.
Hanya tamu yang menerima kode QR yang dapat membuka Album Tamu. Bagikan kode tersebut kepada tamu undangan agar akses album tetap terjaga.
| Cara | Kekurangannya | Dengan Album Tamu |
|---|---|---|
| Grup WhatsApp | Foto terkompres, tercampur obrolan, dan hilang saat grup dibubarkan. | Foto beresolusi asli tersimpan rapi di satu tempat dan tetap tersedia setelah acara. |
| Tagar (hashtag) Instagram | Hanya tamu dengan akun publik yang dapat ikut, dan Anda tidak memiliki berkas aslinya. | Semua tamu dapat ikut, dan berkas asli tersimpan untuk Anda. |
| Photobooth (stan foto) | Terpusat di satu titik, menimbulkan antrean, dan hanya menangkap momen di depan latar foto. | Setiap tamu dapat menjadi fotografer dari mana pun mereka berada. |
| Meminta foto satu per satu | Anda harus menghubungi banyak tamu satu per satu setelah acara selesai. | Tidak perlu meminta ulang karena foto sudah terkumpul saat acara berlangsung. |
Jumlah foto dan waktu pengambilan tidak bersifat tetap. Sesuaikan keduanya dari dasbor berdasarkan kebutuhan acara dan batas paket Anda.
Album menggunakan tautan acak sepanjang 22 karakter yang tidak memuat nama pernikahan Anda dan tidak diindeks mesin pencari. Siapa pun yang memiliki tautan dapat membuka album selama periode akses masih aktif, jadi bagikan kode QR hanya kepada para tamu. Perlindungan album ditopang oleh tautan yang sulit ditebak, batas waktu akses, dan jatah foto untuk setiap tamu.
Detail lengkap ada di Kebijakan Privasi.
Album Tamu adalah fitur tambahan dengan pembayaran satu kali untuk setiap pernikahan, mulai dari Rp 349.000. Harga berbeda untuk setiap paket dan tidak ada biaya bulanan. Batas foto dapat Anda atur sesuai rentang yang tersedia tanpa dipengaruhi harga fitur tambahan.
| Paket | Album Tamu |
|---|---|
| BasicGratis | Tidak tersedia |
| Premium | + Rp 349.000 |
| Exclusive | + Rp 599.000 |
Dibayar satu kali per pernikahan, di luar harga paket.
Tidak. Album Tamu dapat digunakan langsung melalui browser ponsel. Tamu cukup memindai kode QR dengan kamera ponsel, menulis nama satu kali, lalu mulai memotret. Tidak perlu aplikasi, akun, atau kata sandi.
Tamu tetap dapat ikut. Kode QR di lokasi acara dapat digunakan bersama, termasuk oleh tamu yang datang tanpa tautan undangan personal. Mereka cukup menulis nama sebelum memotret. Jika undangan pernah dibuka di ponsel tersebut, nama tamu akan terisi otomatis.
Batas foto merupakan bagian dari konsep kamera sekali pakai digital. Tamu akan lebih selektif memilih momen sehingga album lebih nyaman dilihat dan tidak dipenuhi foto buram yang perlu disortir.
Siapa pun yang memiliki tautan album dapat melihat foto selama periode akses masih aktif. Tautan dibuat secara acak, tidak diindeks mesin pencari, dan akses publik akan ditutup otomatis setelah acara. Anda juga dapat menyembunyikan atau menghapus foto dari dasbor.
Ya, selama undangan Anda masih dipublikasikan. Jika undangan ditarik, tautan publik album ikut dinonaktifkan. Foto tetap tersimpan dan dapat diakses kembali setelah undangan diterbitkan ulang.
Ya. Reseller dan wedding organizer dapat mengelola beberapa pernikahan dari satu akun, termasuk mengaktifkan Album Tamu untuk setiap klien dengan harga khusus reseller.
Buat undangan digital, aktifkan Album Tamu, lalu pasang kode QR di lokasi acara agar setiap momen dapat terkumpul sejak hari H.
Buat Undangan Digital Gratis